Casemiro ke Liga MLS mulai ramai dibicarakan di dunia sepakbola internasional seiring masa depannya yang belum pasti bersama Manchester United. Gelandang asal Brasil itu disebut-sebut mempertimbangkan petualangan baru di Amerika Serikat setelah kontraknya di Old Trafford mendekati akhir, apalagi beban gaji tinggi dan faktor usia menjadi bahan pertimbangan serius bagi klub.
Lantas, seberapa realistis opsi tersebut dan apa saja faktor yang bisa mendorong kepindahan sang gelandang bertahan ke Negeri Paman Sam? Yuk, intip lebih dalam peluang, tantangan, dan skenario menarik di balik wacana kepindahan Casemiro ke MLS ini!
Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Newcastle United 27 Desember 2025, Duel Panas!
Peran Casemiro di Tengah Musim Kompetitif
Musim ini, Casemiro tetap menjadi sosok krusial di lini tengah Manchester United. Ia sudah mencatatkan 15 penampilan di berbagai ajang, dengan torehan empat gol dan satu assist. Statistik tersebut menunjukkan kontribusinya tidak hanya dalam bertahan, tetapi juga membantu produktivitas tim dari lini kedua.
Absennya Casemiro saat United kalah 1-2 dari Aston Villa akibat skorsing juga terasa signifikan. Namun, ia dipastikan kembali tersedia ketika MU menghadapi Newcastle United pada laga Boxing Day, sebuah momen penting di tengah jadwal padat Liga Inggris.
Opsi Kontrak dan Beban Gaji yang Berat

Manchester United sebenarnya memiliki opsi perpanjangan kontrak selama satu musim untuk Casemiro. Meski demikian, peluang opsi tersebut diaktifkan dinilai kecil. Alasannya sederhana namun krusial: gaji.
Saat ini, Casemiro merupakan pemain dengan bayaran tertinggi di Old Trafford, mencapai lebih dari £300.000 per pekan. Dalam upaya menyeimbangkan neraca keuangan dan meremajakan skuad, manajemen klub disebut enggan mempertahankan struktur gaji sebesar itu, kecuali sang pemain bersedia menerima pemotongan signifikan.
Situasi inilah yang membuat rumor Casemiro ke Liga MLS terasa semakin masuk akal dalam beberapa bulan terakhir.
Casemiro ke Liga MLS Jadi Opsi Serius
Laporan media Spanyol menyebut bahwa ketimbang hijrah ke Liga Pro Arab Saudi, Casemiro justru berpeluang melanjutkan karier di Amerika Serikat. Beberapa klub Major League Soccer dikabarkan memantau kondisinya secara intens dan siap menyodorkan kontrak menarik, baik dari sisi finansial maupun peran di dalam tim.
Menurut laporan dari Amerika, tiga klub MLS yang berminat adalah New York City FC, Columbus Crew, dan Austin FC. Ketiganya dikenal memiliki proyek jangka menengah yang ambisius serta pengalaman mendatangkan pemain bintang Eropa.
Bagi Casemiro, MLS bisa menjadi destinasi ideal untuk memperpanjang karier di level kompetitif tanpa tekanan seberat Liga Inggris, sekaligus membuka peluang baru di luar lapangan.
Rekam Jejak Casemiro Bersama Manchester United

Sejak didatangkan dari Real Madrid pada musim panas 2022, Casemiro telah tampil 140 kali untuk Manchester United. Ia mencetak 21 gol dan menyumbang 13 assist, catatan yang cukup impresif untuk seorang gelandang bertahan.
Pengalamannya memenangkan berbagai gelar bersama Real Madrid juga membawa dampak positif di ruang ganti MU, terutama dalam membantu pemain muda memahami tuntutan bermain di level tertinggi.
Perombakan Lini Tengah Setan Merah
Manchester United diperkirakan akan melakukan perombakan besar di lini tengah pada 2026. Selain Casemiro, masa depan Bruno Fernandes, Manuel Ugarte, dan Kobbie Mainoo juga masih belum sepenuhnya jelas.
Klub bahkan dikabarkan membuka peluang merekrut gelandang baru pada bursa transfer musim dingin, dengan Conor Gallagher dari Atletico Madrid disebut sebagai salah satu target realistis. Di saat yang sama, United juga memiliki talenta muda seperti Sekou Kone dan Jack Fletcher yang mulai mendapat menit bermain.
Jika tidak ada kesepakatan baru, skenario Casemiro ke Liga MLS tampaknya menjadi akhir yang logis dari kiprahnya bersama Setan Merah, sekaligus awal babak baru dalam karier sang gelandang veteran.